Selasa, 13 April 2010

Huaaahhhhh

Capeknya hari ini....
Aku dan dan teman2ku baru saja latihan band untuk mempersiapkan penampilan kami dalam acara festival band pelajar vs umum di SMA N 1 Subah pada hari Minggu tanggal 18 April 2010.
Tidak bisa membayangkan nanti bagaimana penampilan kami nanti.
JUJUR, ini adalah penampilan awalku dan teman-teman untuk mewakili sekolah tercinta yaitu SMA 1 Pekalongan.
Untuk itu kami berencana mempersiapkan 2 buah lagu yaitu Beraksi dan Ya ya ya.
Dalam festival ini yang kami takutkan adalah kami tidak hanya bersaing antara sesama band pelajar kan tetapi kami juga harus bersaing dari kalangan umum yang menurut kami sangat sulit untuk dikalahkan.
Semoga saja Allah SWT selalu memberkahi dalam perjalanan kami nanti dan kami dapat masuk 3 besar band terbaik atau band terfavorit.
Semoga Keinginan kamu tercapai dan dapat membanggakan sekolah kami tercinta.
AMIN......
VIVA SMANSA !!!!!!!!!!!!!

Sabtu, 17 Oktober 2009

Kehadiran UFO di Eropa



Moskow - Publik Eropa semingguan ini membicarakan berita tentang lingkaran bercahaya terang (halo) yang muncul di langit Moskow, Rusia, pada Rabu 7 Oktober silam. Tampilan  halo itu mirip gaya serangan alien dalam film Hollywood bertajuk Independence Day.

Cincin aneh itu diabadikan dalam bentuk video oleh warga lokal setempat. Ahli unidentified flying object (UFO) menggambarkan fenomena itu sungguh misterius. Demikian dilansir The Sun edisi 11 Oktober lalu.

Nick Pope, mantan analisis UFO di Dephan Inggris menyatakan, dia belum pernah melihat yang seperti itu. "Apa pun ini, ini adalah hal yang paling indah dan spektakuler yang saya lihat," ujarnya.

Fenomena itu melahirkan spekulasi yang cukup ramai di internet. Kabar itu jadi bahan diskusi di forum, blog dan email di seluruh dunia. Sejumlah orang menyebutnya sebagai efek cuaca yang aneh.

Teori yang muncul antara lain menyebutkan, halo itu merupakan pesawat induk makhluk angkasa luar (alien), senjata cuaca Rusia bahkan ada yang menyebutnya sebagai tanda kiamat. Video itu telah muncul di Youtube dan dilihat lebih 100 ribu kali.Moskow - Publik Eropa semingguan ini membicarakan berita tentang lingkaran bercahaya terang (halo) yang muncul di langit Moskow, Rusia, pada Rabu 7 Oktober silam. Tampilan  halo itu mirip gaya serangan alien dalam film Hollywood bertajuk Independence Day.

Cincin aneh itu diabadikan dalam bentuk video oleh warga lokal setempat. Ahli unidentified flying object (UFO) menggambarkan fenomena itu sungguh misterius. Demikian dilansir The Sun edisi 11 Oktober lalu.

Nick Pope, mantan analisis UFO di Dephan Inggris menyatakan, dia belum pernah melihat yang seperti itu. "Apa pun ini, ini adalah hal yang paling indah dan spektakuler yang saya lihat," ujarnya.

Fenomena itu melahirkan spekulasi yang cukup ramai di internet. Kabar itu jadi bahan diskusi di forum, blog dan email di seluruh dunia. Sejumlah orang menyebutnya sebagai efek cuaca yang aneh.

Teori yang muncul antara lain menyebutkan, halo itu merupakan pesawat induk makhluk angkasa luar (alien), senjata cuaca Rusia bahkan ada yang menyebutnya sebagai tanda kiamat. Video itu telah muncul di Youtube dan dilihat lebih 100 ribu kali.Moskow - Publik Eropa semingguan ini membicarakan berita tentang lingkaran bercahaya terang (halo) yang muncul di langit Moskow, Rusia, pada Rabu 7 Oktober silam. Tampilan  halo itu mirip gaya serangan alien dalam film Hollywood bertajuk Independence Day.

Cincin aneh itu diabadikan dalam bentuk video oleh warga lokal setempat. Ahli unidentified flying object (UFO) menggambarkan fenomena itu sungguh misterius. Demikian dilansir The Sun edisi 11 Oktober lalu.

Nick Pope, mantan analisis UFO di Dephan Inggris menyatakan, dia belum pernah melihat yang seperti itu. "Apa pun ini, ini adalah hal yang paling indah dan spektakuler yang saya lihat," ujarnya.

Fenomena itu melahirkan spekulasi yang cukup ramai di internet. Kabar itu jadi bahan diskusi di forum, blog dan email di seluruh dunia. Sejumlah orang menyebutnya sebagai efek cuaca yang aneh.

Teori yang muncul antara lain menyebutkan, halo itu merupakan pesawat induk makhluk angkasa luar (alien), senjata cuaca Rusia bahkan ada yang menyebutnya sebagai tanda kiamat. Video itu telah muncul di Youtube dan dilihat lebih 100 ribu kali.Moskow - Publik Eropa semingguan ini membicarakan berita tentang lingkaran bercahaya terang (halo) yang muncul di langit Moskow, Rusia, pada Rabu 7 Oktober silam. Tampilan  halo itu mirip gaya serangan alien dalam film Hollywood bertajuk Independence Day.

Cincin aneh itu diabadikan dalam bentuk video oleh warga lokal setempat. Ahli unidentified flying object (UFO) menggambarkan fenomena itu sungguh misterius. Demikian dilansir The Sun edisi 11 Oktober lalu.

Nick Pope, mantan analisis UFO di Dephan Inggris menyatakan, dia belum pernah melihat yang seperti itu. "Apa pun ini, ini adalah hal yang paling indah dan spektakuler yang saya lihat," ujarnya.

Fenomena itu melahirkan spekulasi yang cukup ramai di internet. Kabar itu jadi bahan diskusi di forum, blog dan email di seluruh dunia. Sejumlah orang menyebutnya sebagai efek cuaca yang aneh.

Teori yang muncul antara lain menyebutkan, halo itu merupakan pesawat induk makhluk angkasa luar (alien), senjata cuaca Rusia bahkan ada yang menyebutnya sebagai tanda kiamat. Video itu telah muncul di Youtube dan dilihat lebih 100 ribu kali.Moskow - Publik Eropa semingguan ini membicarakan berita tentang lingkaran bercahaya terang (halo) yang muncul di langit Moskow, Rusia, pada Rabu 7 Oktober silam. Tampilan  halo itu mirip gaya serangan alien dalam film Hollywood bertajuk Independence Day.

Cincin aneh itu diabadikan dalam bentuk video oleh warga lokal setempat. Ahli unidentified flying object (UFO) menggambarkan fenomena itu sungguh misterius. Demikian dilansir The Sun edisi 11 Oktober lalu.

Nick Pope, mantan analisis UFO di Dephan Inggris menyatakan, dia belum pernah melihat yang seperti itu. "Apa pun ini, ini adalah hal yang paling indah dan spektakuler yang saya lihat," ujarnya.

Fenomena itu melahirkan spekulasi yang cukup ramai di internet. Kabar itu jadi bahan diskusi di forum, blog dan email di seluruh dunia. Sejumlah orang menyebutnya sebagai efek cuaca yang aneh.

Teori yang muncul antara lain menyebutkan, halo itu merupakan pesawat induk makhluk angkasa luar (alien), senjata cuaca Rusia bahkan ada yang menyebutnya sebagai tanda kiamat. Video itu telah muncul di Youtube dan dilihat lebih 100 ribu kali.

Selasa, 13 Oktober 2009

Aduhhhh....miyabi gagal datang


Hallo semua blogger ?
taukah kalian semua foto disamping ini.
tepat sekali !!
disamping adalah gambar foto Miyabi atau Maria Ozawa.
Apakah kalian semua tahu berita sekarang tentang batalnya Miyabi atau porn star Maria Ozawa ke Indonesia.
Bagaimana pendapat kalian semua setelah mendengar berita itu ?
gembira ?
sedih ?
dukakah ?
Lalu apakah tujuan Miyabi datang ke Indonesia ?
bercumbu ?
berfoto ?
atau mungkin membuat video dengan setting di Indonesia.
hahahahahahaha........
jelas bukan...
Miyabi datang ke Indonesia bukan ingin beradegan mesum.
tapi dia hanya diminta oleh produser film 'Menculik Miyabi' untuk bermain film disana.
Raditya Dika yang menulis naskah dan sekaligis bintang utama dalam film tersebut menerangkan bahwa dalam film tersebut sama sekali tidak ada unsur pornonya dan hanya berisi komedi.
hmmm....
kalau semua orang khawatir dengan kedatanganya dan bermainya dia dalam film 'Menculik Miyabi' mungkin pemerintah bisa mengawasi dalam pembuatan film tersebut.
Raditya Dika si penulis dan pemeran utama itupun memang kreatif dan Inofatif.
tidak tanggung - tanggung untuk menggarap filmnya dia harus mendatangkan porn star asal Jepang tersebut yang sempat membuat geger seluruh penduduk Indonesia.

Saya berharap film ini harus cepat dibuat.
Karena saya sudah tidak sabar menonton karya emas dari Raditya Dika.
Semoga saja film Raditya Dika itu bisa memajukan industri perfilman di Indonesia dan juga bisa memberi inspirasi bagi semua orang.

Jayalah Indonesia !!!!!

Minggu, 11 Oktober 2009

Heboh kiamat tahun 2012

Di internet saat ini tengah dibanjiri tulisan yang membahas prediksi suku Maya yang pernah hidup di selatan Meksiko atau Guatemala tentang kiamat yang bakal terjadi pada 21 Desember 2012.

Pada manuskrip peninggalan suku yang dikenal menguasai ilmu falak dan sistem penanggalan ini, disebutkan pada tanggal di atas akan muncul gelombang galaksi yang besar sehingga mengakibatkan terhentinya semua kegiatan di muka Bumi ini.

Di luar ramalan suku Maya yang belum diketahui dasar perhitungannya, menurut Deputi Bidang Sains Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Bambang S Tedjasukmana, fenomena yang dapat diprakirakan kemunculannya pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasarkan pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di beberapa negara sejak tahun 1960-an dan di Indonesia oleh Lapan sejak tahun 1975.

Dijelaskan, Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan, badai Matahari terjadi ketika muncul flare dan Coronal Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Adapun CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik.

Gangguan cuaca Matahari ini dapat memengaruhi kondisi muatan antariksa hingga memengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS) dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kehidupan atau kesehatan manusia. ”Karena gangguan magnet Bumi, pengguna alat pacu jantung dapat mengalami gangguan yang berarti,” ujar Sri.

Langkah antisipatif

Dari Matahari, miliaran partikel elektron sampai ke lapisan ionosfer Bumi dalam waktu empat hari, jelas Jiyo Harjosuwito, Kepala Kelompok Peneliti Ionosfer dan Propagasi Gelombang Radio. Dampak dari serbuan partikel elektron itu di kutub magnet Bumi berlangsung selama beberapa hari. Selama waktu itu dapat dilakukan langkah antisipatif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Mengantisipasi munculnya badai antariksa itu, lanjut Bambang, Lapan tengah membangun pusat sistem pemantau cuaca antariksa terpadu di Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan Bandung. Obyek yang dipantau antara lain lapisan ionosfer dan geomagnetik, serta gelombang radio. Sistem ini akan beroperasi penuh pada Januari 2009 mendatang.

Langkah antisipatif yang telah dilakukan Lapan adalah menghubungi pihak-pihak yang mungkin akan terkena dampak dari munculnya badai antariksa, yaitu Dephankam, TNI, Dephub, PLN, dan Depkominfo, serta pemerintah daerah. Saat ini pelatihan bagi aparat pemda yang mengoperasikan radio HF telah dilakukan sejak lama, kini telah ada sekitar 500 orang yang terlatih menghadapi gangguan sinyal radio.

Bambang mengimbau PLN agar melakukan langkah antisipatif dengan melakukan pemadaman sistem kelistrikan agar tidak terjadi dampak yang lebih buruk. Untuk itu, sosialisasi harus dilakukan pada masyarakat bila langkah itu akan diambil.

Selain itu, penerbangan dan pelayaran yang mengandalkan satelit GPS sebagai sistem navigasi hendaknya menggunakan sistem manual ketika badai antariksa terjadi, dalam memandu tinggal landas atau pendaratan pesawat terbang.

Perubahan densitas elektron akibat cuaca antariksa, jelas peneliti dari PPSA Lapan, Effendi, dapat mengubah kecepatan gelombang radio ketika melewati ionosfer sehingga menimbulkan delai propagasi pada sinyal GPS.

Perubahan ini mengakibatkan penyimpangan pada penentuan jarak dan posisi. Selain itu, komponen mikroelektronika pada satelit navigasi dan komunikasi akan mengalami kerusakan sehingga mengalami percepatan masa pakai, sehingga bisa tak berfungsi lagi.

Saat ini Lapan telah mengembangkan pemodelan perencanaan penggunaan frekuensi untuk menghadapi gangguan tersebut untuk komunikasi radio HF. ”Saat ini tengah dipersiapkan pemodelan yang sama untuk bidang navigasi,” tutur Bambang.